Cantik Bersama Manfa'at Alam

Bagaimana kabarnya pembaca yang cantik? 
Perawatan kecantikan dapat dilakukan dengan menggunakan kosmetika tradisional. Pada hakekatnya perawatan secara tradisional merupakan salah satu manifestasi kebudayaan kita, dan sebagai seni perawatan diri yang turun-temurun. Berikut akan diuraikan pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan yang banyak digunakan dalam perawatan kecantikan secara tradisional.


Bengkoang


Kandungan sari pati Bengkoang dapat di jadikan masker yang digunakan untuk mencerahkan wajah. Menghilangkan noda-noda kusam maupun noda-noda gelap pada wajah. Cara mendapatkan sari pati Bengkoang ialah dengan Bengkoang di kupas, di cuci hingga bersih, di parut, peras airnya, kemudian tunggu air perasan itu hingga mengendap. Dan hasil dari endapan itulah yang disebut sari pati Bengkoang. Bisa anda gunakan langsung sebagai masker wajah, juga bisa anda endap kan dan di jemur agar kering, sehingga bisa di gunakan pada lain waktu.

Ketimun
Dalam ketimun terdapat zat zaponin, protein, kalsium, garam fosfat, vitamin B dan vitamin C. Sari ketimun digunakan sebagai cairan pembersih, karena saponin yang terkandung di dalamnya memiliki daya pembersih yang baik. Sari ketimun sangat baik untuk kulit berminyak, kulit yang peka dan kulit yang terbakar (mendinginkan). Sari ketimun dipakai sebagai bahan penyegar (astringent). Sari ketimun berkhasiat juga untuk memupuk dan memutihkan kulit.

Tomat
Kosmetika Tradisional Buah Tomat
Tomat mengandung betha carotene dan likopen yang merupakan antioksidan dan pre-vitamin A, yang memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit wajah dan mengobati jerawat. Untuk keperluan perawatan wajah, tomat dicuci, potong menjadi 4 bagian lalu oleskan pada wajah, biarkan sampai kering kemudian bilas dengan air hangat. Untuk perawatan sehari-hari, tomat yang merah tua diperas dan airnya oleskan pada wajah, wajah akan terasa segar dan halus.

Kunyit (curcuma domesticaerhizoma)
Kunyit mengandung minyak atsiri, sikloiserin, mirsen, metal farbinol, d.kamper, dan curcumin. Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam warna kuning dari kunyit menjadi kunci untuk kesehatan dan kecantikan. Sebagai bahan kosmetik, kunyit telah dikenal luas secara turun temurun dan digunakan oleh puteri-puteri keraton untuk merawat kecantikannya. Kunyit yang mengandung curcumin dan zat antioksidan sangat efektif untuk menjaga kecantikan, menghaluskan kulit, mengurangi bau badan, menjaga tubuh tetap ramping dan memperlancar haid. Kunyit dapat juga digunakan sebagai masker dan lulur, menjadikan tubuh dan wajah terlihat lebih cerah, tetapi gunakan kunyit yang muda agar warna kuningnya tidak terlalu pekat. Penggunaan kunyit untuk masker yaitu kunyit diparut, kemudian dijemur lalu campurkan dengan tepung beras, sari jeruk atau alpokat, aplikasikan pada wajah maka kulit wajah akan mulus dan halus. Fungsi lain kunyit adalah untuk mengobati eksim dan kudis, bahkan bila sudah diolah menjadi salep bisa digunakan untuk mengobati borok.

Lidah buaya (aloe vera)
Lidah buaya mengandung sekitar 72 zat yang dibutuhkan tubuh, di antaranya asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat seperti lignin, saponin, senyawa antrakuinon, senyawa kuinon, dan senyawa gula. Dalam hal pengobatan, lidah buaya mampu menghilangkan bekas luka bakar pada kulit, ini karena kandungan saponin yang berfungsi sebagai pembersih dan antiseptik. Dalam hal kecantikan kulit, lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Lendir lidah buaya mengandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya kulit tidak cepat kering dan tetap lembab sehingga terlihat awet muda. Untuk menghaluskan kulit, lidah buaya digunakan sebagai campuran adonan masker.


Lavender
Seduhan lavender berfungsi untuk membersihkan sekaligus menghilangkan bau mulut. Di samping itu, lavender digunakan juga sebagai komposisi krim pemelihara kulit, karena bisa melembutkan dan mengharumkannya. Sebagaimana diketahui, lavender masuk ke dalam industri minyak wangi (parfum).

Bunga Mawar

Penanaman bunga mawar pertama kali dikenal di daratan Iran kuno. Warna mawar yang pertama kali dikenal adalah merah. Setelah itu penyebaran ke kalangan masyarakat Yunani dan Romawi. minyak bunga mawar (rose oil) telah dikenal pertama kali pada abad ke-16. Minyak bunga ini telah dimanfaatkan untuk berbagai macam kosmetik. Sedangkan air bunga mawar, yaitu yang dikeluarkan dari potongan-potongan bunga berguna untuk pembersih mulut dan obat kulit pecah-pecah. Air atau minyak bunga mawar berguna menyegarkan tubuh sekaligus memperindah kulit.

Rosemary
Tumbuhan rosemary ini telah dikenal sejak lama. Sebagaimana diketahui, para pelajar di Yunani biasa menaburkan bunga ini di kepala mereka dengan keyakinan bahwa bunga ini dapat menguatkan ingatan. Rosemary telah dijadikan sebagai ramuan kecantikan seperti wewangian, pencuci rambut, pencegah ketombe, dan secara khusus digunakan sebagai bahan campuran penguapan (steam) wajah, dan campuran untuk merendam kaki.

0 komentar:

Posting Komentar


up